2018 dan Segala Pernik Pengiringnya

Apakah saya harus mengawali tulisan ini dengan gambar alat pel?! 😀

Ternyata konsistensi dan procastinating masih menjadi seteru yang sulit dikalahkan. Padahal saya juga sudah hapal, sekali menunda maka buntutnya akan jadi lama. Baiklah, sebelum awal tahun ini bergulir menuju pertengahan tahun tanpa disadari…mari mulai menulis kembali 🙂

Catatan awal tahun ini ternyata masih serupa dengan catatan (yang seharusnya menjadi) penutup Ramadhan tahun kemarin. Tentang pentingnya niat.

Di guliran awal Syawal tahun kemarin, seorang bopo Yai menceritakan pengalaman beliau pada suatu kali. Ketika mesti berangkat memenuhi undangan ceramah, beliau dalam kondisi lapar. Namun mengingat pihak pengundang adalah suatu institusi besar nan terkenal, beliau kemudian sangat yakkin akan diberikan hidangan nantinya, sehingga dengan bulat hati berniat akan makan di tempat acara nanti saja. Apa boleh buat, ternyata di sana hanya dapat minuman sekadarnya plus amplop. Tidak ada hidangan makan…

Awal bulan ini, salah satu kucing kecil saya sakit. Pada satu hari libur, sebelum menghadiri acara di luar, Ibuk berpesan agar saya tidak lupa memberikan obat dan vitamin pada si Pus kecil. Saya mengiyakan. Sambil mengerjakan berbagai urusan rumah lainnya, sesekali saya menengok si Pus di tempat tidurnya, oh…masih ada. Begitu urusan-urusan lain selesai, ternyata si Pus sudah pindah tempat ke atap rumah pakdhe sebelah. Doh… Seketika yang tebersit adalah kepanikan bagaimana kalau nanti Ibuk terlanjur pulang dan saya mengabaikan salah satu pesan beliau. Namun akhirnya saya memilih berpikir bahwa niat saya mengobati si Pus sesegera mungkin adalah demi kesehatan si Pus sendiri, au deh  kalau ternyata sampai Ibuk pulang pun si Pusnya masih belum bisa dikasih obat, hahaha. Alhamdulillah tidak berapa lama si Pusnya pulang sendiri, dan lancarlah suapan obat dan vitamin masuk ke mulut kecilnya…

Masih di awal bulan ini, saya jadi aktris drama gara-gara salah satu penyedia layanan telepon yang sudah saya pakai belasan tahun. Ceritanya bermula dari ketidaksinkronan habisnya pulsa saya dengan besarnya kuota internet yang saya dapatkan. Di hari Sabtu siang saya mendatangi kantor layanan pelanggan untuk berusaha mendapatkan penjelasan. Sayangnya mbak CS-nya (saya kira) memang kurang menguasai permasalahan teknis data sehingga malah lama-lama nyolot nada suaranya. Saya pun sempat terpancing ikut mengeluarkan nada tinggi *tutupmuka* yang kemudian saya paksakan melunak ketika mbak CS-nya berjanji akan mencari informasi ke bagian IT kemudian menghubungi saya menjelaskan kronologi kasus yang menimpa saya. Beberapa hari berselang, tidak juga ada kabar. Saat itu saya masih menunggu-nunggu karena ingin mendapatkan jawaban dan berniat akan ke kantor layanan pelanggan kembali jika ada kesempatan. Di antara hari-hari tidak jelas itu, tiba-tiba saya malah mendapat gambaran penjelasan tentang masalah yang dengan penyedia layanan telepon itu. Akhirnya ketika suatu hari ditanya teman apakah masih akan mencoba menemui mbak CS itu untuk menagih penjelasan, saya menggeleng sambil tertawa tapi tidak menjelaskan lebih jauh. Mengapa menggeleng? Karena lama-lama sadar saya pengen menemui si mbak CS lagi cuma karena kesal dan pengen ngerjain balik, hahaha. Enggak banget deh.

Jadi, sudah dapat benang merahnya? 🙂

Bopo Yai tadi kemudian melanjutkan bahwa niatnya berceramah sudah tidak jelas. Bukannya berbagi ilmu tapi malah “minta makan”, hehe. Lalu ketika saya meluruskan niat dengan si Pus, bukan tentang “biar tidak dimarahi” tapi tentang sayang saya ke si Pus-nya sendiri; alhamdulillah ngasih obatnya jadi lebih mudah. Ya secara tenaga, juga secara rasa leganya. Dan terakhir meskipun jujur masih cukup gemas dengan sikap mbak CS-nya waktu itu, tapi saya pilih mengurungkan rencana ketika merasa niatnya saja sudah salah, masak mau ngerjain doang, hahahaha.

Jadi (lagi)?!

Apapun yang tahun ini proposalnya saya ajukan ke Allah, harus saya telaah kembali sebelumnya; Anis, niatmu apa? 😉

 

Iklan

Satu pemikiran pada “2018 dan Segala Pernik Pengiringnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s