#RamadanChallengeDay10: Sepertiga Pertama. Ketundukan

Resminya ramadan ini sudah berlangsung sepuluh hari, meskipun bagi saya belum sebanyak itu. Dalam sedikit hari tersebut, sayangnya, masih banyak catatan kurang baik atas diri saya sendiri. Seperti pada tulisan pertama, ada sesuatu pada Ramadan ini yang membuatnya terasa berbeda. Sekedar kewajiban menahan lapar dan dahaga tidaklah sulit, yang tidak mudah adalah menyesapi hikmah dari kewajiban ini sehingga dapat menjalaninya dengan hati yang tentram nan tunduk.

Tidak ada ilmu yang layak membuat seorang hamba merasa tinggi hati ketika berbagi. Tidak ada kebajikan yang pantas membuat hamba serasa tak punya alpa diri. Tidak ada kesantunan yang lupa dibangun sejak dalam gumam hati. Ibadah bukanlah transaksi, nduk…

…sungguh ketika ikrar iman sudah diucapkan, menjalankan kewajiban adalah bagian dari menjalankan penghargaan dari Tuhan. Sebab Ia masih percaya padamu untuk melaku segenap amalan…

Menunduklah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s