Tujuh di Dua Ribu Tujuh (Belas)

Alhamdulillah, akhirnya mulai nulis lagi di tahun yang baru. Setengahnya saya juga terpancing sama postingan sahabat saya sih, hehe. Mengawali tahun yang berganti dengan keinginan untuk menjadi lebih baik, tidak ada salahnya bukan?!

1. Jar of Happiness

photogrid_1485760552299.jpg
Mana versi Pinterest mana versi saya, tidak perlu dijelaskan lebih lanjut kan 😀

Berawal dari selancar ria di Pinterest, saya menemukan gambar menarik. Gambar jar of happines. Kumpulan hal membahagiakan yang ditemukan setiap hari. Ada aturan menariknya lho, yaitu bukan jenis kebahagiaan yang terkait dengan lawan jenis, haha. Saya rasa tujuannya adalah menebalkan rasa syukur, happines leads to gratitude, jadi benar juga jika namanya menjadi jar of gratitude. Dari hal besar macam menyaksikan dermawannya seorang bapak-bapak random di jalan sampai sekedar hidup laginya server tempat lihat dorama kesayangan. Well, kan bahagia memang sederhana 🙂
2. Olahraga Teratur
Sesimpel karena belakangan merasa semakin tidak fit. Gampang ngantuk. Cepet capek. Sering meler. Yang sudah gatel mau bilang faktor U, mohon diam 😀
Terlebih dengan hasil tes darah macam begini ya:

img_20170128_084559.jpg
Alhamdulillah yang normal masih lebih banyak…

Jenis olahraga yang saya incar adalah renang. Tetapi untuk menargetkan berenang seminggu sekali saja saya tidak berani sebab seringkali akhir pekan sudah terpakai untuk berbagai kegiatan lain. InsyaAllah saya sederhanakan saja, minimal 10 menit aktivitas fisik sebelum tidur dan sepedaan di akhir pekan. Way to go!
3. Kegiatan Sosial

img_20170122_143359.jpg
Dokpri. Deklarasi Mafindo Chapter Yojomase

Kegiatan sosial yang saya maksud di sini adalah kegiatan-kegiatan yang tidak menghasilkan uang. Beberapa kegiatan yang saya maksud misalnya “merelakan” waktu berharga setelah maghrib –yang mana biasanya saya sedang capek-capeknya—berganti menemani anak kelas 1 SD belajar Iqro, dan satu lagi adalah kegiatan bersama teman-teman baru Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) chapter Solo Raya *insyaAllah untuk posting selanjutnya*. Pada pandangan saya, kegiatan sosial memang tidak membuahkan materi tetapi membuahkan kepuasan batin. Saat sedang lelah-lelahnya pulang malam, jujur saya mesti sedikit memaksa diri meladeni pertanyaan ajaib khas anak-anak. Tapi hei…dari situ saya malah jadi belajar berpikir sederhana. Sesederhana bahwa lupa berdoa ketika makan akan membuat saya makan bersama setan #kemudianmerinding. Terima kasih nak, jlebb sekaliiii….
4. Nulis di Blog
*tutupmukadulu*
Konsistensi, ada yang njual gak? Saya beli deh…
*tutupmukalagi*
InsyaAllah tahun ini saya akan makin rajin. Merdeka!!
5. Tertib Keuangan

img_20170130_113641.jpg
Belum move on dari Kulon Progo, wkwk

Koreksi dulu, itu tulisannya saja yang tahun 2011. Saya baru mulai benar-benar menyusun anggaran bulanan secara tercatat sejak tahun lalu. Efeknya, saya jadi mikir sejuta kali sebelum hedon (baca: beli buku suka-suka), haha. Secara umum memang demikian, melakukan pencatatan kemudian menuntut saya untuk lebih cermat lagi dalam memilah kebutuhan dan keinginan. Antara need dan want. Be wise ya, untuk nyamannya sekarang dan masa depan 🙂
6. Nambah Hafalan
Poin ini dan poin setelahnya, ceritanya pakai INSPIRED BY sih, hehe. Saya sendiri hampir tidak mengikuti program-program hafidz cilik yang diceritakan sahabat saya itu. Yang justru bikin ‘malu’ adalah bapak sendiri. Saya iri sama hafalannya beliau. Iri yang macam begini layak diperjuangkan to?! 😀
7. Jaga Silaturahmi
11f8f77dc17f66bf8e91023ddeea8e0a

gambar dari sini.
Ada banyak tepatnya kutipan tersebut bagi saya. Terasa sekali, semakin lama lingkup pergaulan saya ya itu-itu saja, haha. Valuenya berubah, sizenya juga, dengan perbandingan terbalik. Namun jeleknya, saya juga jadi sering malas-malasan dengan mereka yang dirasa kurang akrab pada awalnya *yep, ngaku saia*. Hal ini yang saya paksa untuk dibenahi, salah satunya melalui gabung ke Mafindo dan…..tentunya memperbaiki silaturahmi dengan teman-teman yang lain. Apalagi sudah Allah tegaskan, silaturahmi sebagai pembuka pintu rezeki kan?! 🙂

Yosh, singkat kata: Mari berusaha mewujudkan semua poinnya!

Bismillah…

Iklan

3 pemikiran pada “Tujuh di Dua Ribu Tujuh (Belas)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s