Happiness is…

qglgiry

gambar dari sini

Ada yang suka seri ilustrasi Happiness Is… dari Puuung? *ngacung seketika*
Salah satu contohnya adalah yang saya gunakan sebagai gambar utama pada tulisan kali ini. Happiness is… bersama-sama dengan orang terdekat di tempat yang sama melakukan sesuatu yang tidak harus sama. Itu salah satu definisi kebahagiaan saya. Silakan cek lagi daftar ilustrasi dari Puuung lainnya, nyaris semua akan saya amini sebagai gambaran kondisi bahagia, hehe.

Lain lagi dengan satu kalimat yang pernah saya jumpai pada wallpaper berikut ini:

three-grand-essentials-to-happiness-in-this-life

gambar dari sini

Lalu saya iseng merekapitulasi *halahh* kira-kira apa saja yang bisa saya simpulkan sebagai kebahagiaan berdasarkan kalimat tersebut.
Something to do
Bagi saya hal ini berkaitan dengan beragam tanggung jawab yang saya miliki. Baik di rumah sebagai anggota keluarga, di kantor sebagai pegawai, hingga di rumah seoarang anak sebagai pengajar privat. Pada umumnya adalah berbagai tanggung jawab yang menunjukkan kebermanfaatan saya terhadap orang lain.
Something to love
Kalau saya isi keluarga nanti dibilang klise, kalau saya tulisi kucing apalagi, haha. Pada kenyataannya, kedua hal tersebut sudah pasti jadi bagian something to love saya. Yang saya pahami, something yang ini juga terkait dengan orang lain. Jiwa lain di luar keluarga yang juga mendapat perhatian lebih dari saya. Is there any? Yes. And despite of many things nano-nano about him, I’ve learned so much from him which is nice for me; for us. Begitulah.
Something to hope for
Menilik tulisan sebelumnya, satu poin harapan yang tidak terbantahkan adalah menikah, hehe. Namun jika saya renungkan lagi, harapan saya seringkali justru tidak ‘sefrontal’ itu. Harapan saya justru jauh lebih sederhana, it’s about barokah. Yang saya sadar sepenuhnya, akan membawa saya pada berbagai printhilan kehidupan dalam upaya mewujudkannya. Nah, menikah adalah salah satu printhilan tersebut, hehehe.

Dilihat dari ketiga standar di atas, apakah saya sudah masuk kriteria orang yang bahagia? Kenapa kadang saya masih merasa akan menjawab ‘tidak’?!

Semakin saya berpikir tentang menjadi bahagia, semakin saya merasa ada banyak alasan justru untuk tidak bahagia. Aneh ya…
Hingga pada suatu sore saya disadarkan kembali, bahagia itu akan semakin sulit saya dapati jika standar yang saya pakai adalah standar dari luar diri saya sendiri. Nah.
Saya jadi ingat dengan satu definisi bahagia lagi yang sempat dilontarkan oleh something #2. Happiness is the state of mind.

Okay, this time I do agree again with you. My happines is about my state of mind, which mind? Of course the thankful one.
The one that we always try to show by saying Alhamdulillah…

…jadi bahagia itu, sederhana saja kan ya 🙂

Iklan

Satu pemikiran pada “Happiness is…

  1. Aku suka juga itu. Bersama yang kita sayang, teman atau keluarga dan melakukan hal yang berbeda. Rasanya tuh adem aja gitu. Ngumpul. Yup, aku sekarang harapannya juga keberkahan.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s